Posts

Kapan kali terakhir kalian membicarakan seseorang karena kelakuannya

Kapan kali terakhir kalian membicarakan seseorang karena kelakuannya yang menyebalkan alias tidak memenuhi standar-standar moral tertentu yang menurut kalian baik? Baru saja? Kalian mencari orang lain yang mungkin memiliki standar atau pemahaman yang sama, untuk membahas orang sebelumnya. Lalu coba ingat-ingat bagaimana perasaan kalian, apa yang meledak di dada saat itu terjadi? Perasaannya hebat bukan? Seperti kembang api sedang meledak di sana, atau seolah kalian sedang memegang pistol untuk ditembakkan ke segala arah. Kau sangat puas! Jangan khawatir aku juga pernah melakukannya. Sayangnya entah mengapa aku selalu merasa bersalah setelah aku melakukan hat itu. Dan perasaan itu hanya aku yang tau, bersembunyi di kamar, saat sedang menuju tidur. Lalu aku akan merasa buruk tentang diriku sendiri. Kenapa aku harus merasa baik dengan menempatkan orang lain terlihat buruk. Tapi tidak ada yang tau, tidak ada yang boleh tau karena itu memalukan. Rasanya ada yang salah dikatakan hatiku saat ...

Perundung Membuat Mu Membenci Diri Mu Sendiri

Aku sering merasakan seperti pecundang. Bahkan kadang-kadang masih terjadi hingga sekarang. Aku masih suka merasa tidak pantas, merasa malu atas diriku sendiri yang belum dapat memenuhi ekspektasi-ekspektasi pribadi. Seperti yang sudah aku sampaikan sekilas di atas, masa laluku penuh dengan perundungan. Aku pernah begitu marah pada banyak orang yang merupakan proyeksi dari kemarahanku terhadap diriku sendiri. Karena itu aku mengutuk segala bentuk perundungan. Perundungan yang terjadi padaku dimulai ketika SD, salah satunya saat salah satu jagoan sekolah sering mengejek dan memalakku. Waktu itu aku kan tidak berani melawan, ya! Jadi hanya bisa menangis dan melihat rendah diriku sendiri. Duh. Sejak itu perundungan demi perundungan terjadi dan aku menjadi tidak begitu nyaman berada di tengah-tengah teman lelaki. Memasuki SMP, masa ketika aku tidak memiliki begitu banyak teman, aku duduk sebangku dengan teman perempuan yang lagi-lagi membuat menjadi korban perundungan. Aku melewati hari-ha...

Sidawarna, sukawera, sukahaji, sukamaju, sukaresmi, sukajaya, sukaseneng, mekarjaya, sukamahi, sukatani, suka-suka, bojong raong, compreng, kalensari,

 Sidawarna, sukawera, sukahaji, sukamaju, sukaresmi, sukajaya, sukaseneng, mekarjaya, sukamahi, sukatani, suka-suka, bojong raong, compreng, kalensari,

sidawarna

Persepsi yang salah tentang jalan makrifat kapada Allah. baik pada masa lalu maupun pada masa kini, adalah salah satu unsur terbesar yang menjauhkan banyak manusia dari jalan keimanan yang sahih kepada Allah. padahal kesalahan persepsi semacam amat jelas. Secara elementer rasio mengatakan bahwa Tuhanlah yang menciptakan seluruh material ini, bukan materi yang menciptakan dirinya sendiri karena materi tidak dapat menciptakan materi. Jika puncak capaian indra dalam dunia materi ini adalah materi yang terindra saja tuntulah indra mereka tidak akan dapat mencapai makrifat. Tanpaknya semua bahasa dan golongan atau seseorang dari kalangan tidak percaya dengan adanya Tuhan, pasti mengalami kerancuhan tentang persepsi indrawi dalam mencapai makrifat Ilahiah. Pada masa kini kita mendengar beberapa orangn yang mengatakan bahwa karena Tuhan tidak dapat dilihat, Tuhan tidak ada. Mereka pun akhirnya memilih ateisme. Lebih ekstrem kita dapati beberapa negara yang meneriakkan hal itu, seperti yang di...

008

Tuhan tidak menerima keimanan seseorang bila ia mesih belum meyakini apa yang ada pada setiap makhluk dan ciptaan-Nya sebagai tanda kekuasaan dan keberadaan Tuhan. Maka anjurkan supaya seseorang dapat menjadikan perasaannya peka terhadap permasalahan ini. Terlebih lagi kepada semua manusia yang belum mencapai tingkat kesadaran yang tinggi supaya lebih sadar, lebih banyak berpikir dan banyak menginat Tuhan. Kekuasaan Tuhan terlihat jelas pada ciptaan-Nya, terlihat jelas pada seluruh kreasi-Nya dan hikmah Tuhan dapat terlihat tanpa tersembunyi. Hati yang tidak dapat melihat tanda-tanda Tuhan yang terdapat pada setiap sesuatu, benar-benar merupakan hati yang telah buta. Tuhan telah memperingatkan kita untuk mempelajari yang terdapat pada alam semesta ini. Alam itu sendiri sungguh menarik pandangan, orang-orang yang tidak percaya Tuhan dan orang yang beriman sama-sama mempelajarinya dengan sungguh-sungguh, tidak ada perbedaan bagi keduanya dalam mencari ilmu pengetahuan. Perbedaan mendasar...

sidawarna01

  Yang dimaksud dengan makrifat ialah tempat fondasi berdirinya Islam dengan secara keseluruhan. Tanpa adanya makrifat ini, seluruh perbuatan amal ibadah suatu agama atau untuk Islam akan menjadi tidak memiliki sebuah nilai yang hakiki, karenakan didalam kondisi seperti ini, orang tersebut akan kehilangan rohnya" Apa nilai suatu amal yang tidak akan memiliki jiwa? Bagaimana cara kita mengenal Tuhan? Jalan apa yang seharusnya kita tempuh untuk menuju   jalan makrifat? Pertanyaan seperti itu harus dijawab, karena kalau kita tidak mengetahui menuju jalannya, kita tidak pernah sampai ketujuan yang kita inginkan. Pandangan orang yang tidak menerima adanya Tuhan Banyak orang baik semenjak jaman dulu hingga di masa kini" yang mengingkari adanya Tuhan, dengan beralasan bahwa mereka tidak bisa merasakan keberadaan Tuhan, dengan penglihatan mereka. Mereka berpendapat bahwa menuju untuk mengetahui semua sesuatu adalah dengan penglihatan. Karena alasan itu mereka menuduh terhadap ora...

006

Selama hidupku banyak kejadian yang membuatku membenci diriku sendiri. Dibesarkanoleh banyak tangan perempuan sejak kecil membuat kepribadianku cenderung terbiasa dan lebih nyaman berteman dengan perempuan. Aku ingat betul saat masih kecil, ketika sedang bermain masak-masakan dengan anak perempuan dari kakak sepupuku, aku dihampiri oleh salah satu sanak saudara dan ia menegurku,"Bermainlah dengan sesama laki-laki". Serta ungkapan-ungkapan lain yang menempatkan bahwa sebagai lelaki tidak wajar jika aku terlalu banyak berkawan dengan perempuan. Lelaki harus berteman dengan lelaki juga, menikmati waktu dan permainan-permainan lelaki saja.  Hal itu membuatku tumbuh dengan banyak pertanyaan tentang kelayakan diri dan entah mengapa? Sebenarnya aku kurang gemar juga menghabiskan waktu dengan teman-teman lelaki, tidak senang bergerombol, tidak menyukai perbincangan yang mereka punya, tidak suka dengan kebiasaan, kebanyakan dari mereka yang melakukan perundungan, aku juga tidak berani...